Terhapusnya Huruf A di Jogjakarta

Lebaran atau Idul Fitri merupakan momen yang paling ditunggu oleh semua orang di seluruh dunia. Terlebih di Indonesia momen ini selalu dimanfaatkan oleh banyak orang untuk pulang ke kampung halamannya, sekaligus mereka juga dapat memanfaatkannya untuk bersilahturahmi dengan keluarga mereka. Kalau anak sekarang bilangnya “KAPAN LAGI!!!”.
Mungkin dibandingkan dengan kota lainnya penduduk dari Jakarta paling banyak yang mudik ke kampung halamannya… ya maklum kita kan tahu banyak orang Jakarta yang pendatang dari negeri seberang. Mungkin orang asli Jakarta malah sudah tersingkir ke pinggir Jakarta.
Tak bedanya dengan lebaran tahun sebelumnya, lebaran tahun ini pun jalan-jalan Jalur Pantura dan jalur selatan dipenuhi kendaraan plat B dari Jakarta. macet tak dapat dihindari semua jalan macet bahkan banyak warga yang harus menunggu lebih dari 24 jam di mobil. Di pelabuhan merak banten antrian kendaraan lebih dari 6 KM… wah kalau begini puasa tak terasa, ya gimana mau terasa puasa aja nggak karena sudah terlanjur leleh diperjalanan.
Keramaian juga terjadi di kota Jogjakarta, kota ini seperti milik orang Jakarta puluhan bahkan ratusan mobil plat B ada disini, mengalahkan mobil jumlah mobil dengan plat AB yaitu plat mobil untuk kawasan Jogjakarta. Jika kita berkeliling kota, kita justru menemukan mobil plat kota asal kita Plat B lebih sering kita jumpai dari plat AB. Bahkan di Alun-alun lor atau Alun-alun utara lebih dari 30 mobil plat B terparkir rapi memenuhi tempat parkir Alun-alun utara.
Jadi, pantas kalau disuasana lebaran ini huruf A bagai terhapus dari Jogjakarta. Yang tadinya mobil Plat AB yaitu plat mobil Jogjakarta digantikan dengan plat B yaitu plat mobil Jakarta. Dan menurut salah satu siswi SMA 39 yang tidak mau disebutkan namanya, diperjalanan pulang dari Jogjakarta ke Jakarta, ia menyebutkan bahwa lalu lintas juga dipenuhi mobil dengan plat B.
Jadi, sangat wajar kalau fenomena ini menyebabkan terhapusnya huruf A dari Plat AB menjadi Plat B.(max)




